Minggu, 31 Maret 2013

Biologi - Mengidentifikasi Ciri-Ciri Kelompok Hewan Vertebrata

1. Ciri-Ciri Ikan (Pisces)

Sebelumnya, ikan (Pisces) dapat dibagi lagi menjadi beberapa kelas, di antaranya adalah Chondrichthyes dan Osteichthyes. Selengkapnya ciri-ciri mereka antara lain :

a. Chondrichyes


  • Mulut yang berahang kuat terletak di bagian bawah tubuh.
  • Celah insang berjumlah lima, meskupin ada yang memiliki 3, 6 atau 7.
  • Kulit ulet dan kasar bergerigi karena adanya sisik plakoid.
  • Adanya sepasang tetes pada hewan jantan dan saluran sperma.
  • Usus pendek dan lebar berisi membran ulir untuk menyerap makanan.
  • Hati berukuran sangat besar untuk pencernaan.
  • Tulang belakang selalu dalam bentuk tulang rawan yang berbahan Chondrin.
  • Ferilisasi Internal Ovipar pada Ikan Hiu dan Ikan Pari.
  • Jantung 2 ruang 1 atrium 1 ventrikel.
  • lubang pengeluaran berupa Urogenital dan anus.
  • Poikilotermis suhu tubuh mengikuti suhu lingkungsn (berdarah dingin).

b. Osteichthyes

  • Mulut terdapat di bagian depan tubuh.
  • Celah insang satu di masing masing sisi kepala.
  • Sirip ekor / caudal memiliki panjang yang sama pada bagian atas dan bawah.
  • Kuat dan licin karena sekresi mukus oleh kelenjar pada kulit.
  • Sistem gurat sisi terdapat pada sisi tubuh untuk mengetahui tekanan dalam air.
  • Adanya gelembung renang (Pneumatosist)sehingga tidak tenggelam saat tidak bergerak.
  • Usus panjang dan ramping menggulung diselimuti hepar (hati).
  • Fertilisasi di luar tubuh dengan pertemuan sperma dan ovum di air (sarang).
  • Ovipar (telur yang keluar dari betinanya belum ada zygote).
  • Jantung 2 ruang 1 atrium 1 ventrikel.

2. Amfibi

  • Berkulit licin tidak bersisik.
  • Menggunakan energi lingkungannya untuk mengatur suhu tubuhnya sehingga disebut berdarah dingin (Ektoterm/Poikilotermis).
  • Fertilisasi secara eksternal di air, genangan air, atau tempat lembab seperti bawah daun.
  • Menghasilkan telur (Ovipar) yang tidak bercangkang dan belum ada zygotnya , baru setelah diluar dibuahi oleh sperma.
  • Jantung 3 ruang yaitu 2 atrium 1 ventrikel.
  • dijumpai vena porta renalis (aliran darah dari tungkai bawah mampir keginjal baru ke jantung.

3. Reptil

  • Anggota tubuh berjari lima.
  • Bernapas dengan paru-paru/kloaka di air.
  • Jantung beruang empat 2 atrium 2 venrikel yang masih campur darahnya karena Foramen panizae (lobang di antara atrium siniseter dan atrium dekster).
  • Menggunakan energi lingkungan untuk mengatur suhu tubuh ektoterm sehingga Poikilotermis.
  • Fertilisasi internal.
  • Menghasilkan telur (Ovipar) dengan telur Amniotik bercangkang.
  • terdapat eksoskelton berupa sisik/karapax/Plastron.
  • lubang pengeluaran berupa kloaka saluran three in one (kencing, kotoran, dan sel kelamin)

4. Burung (Aves)

  • Berparuh dari bahan keratinin (zat tanduk).
  • Tidak bergigi.
  • Struktur tulang menyerupai sarang lebah hingga kuat namun ringan.
  • Memiliki empedal untuk menghancurkan makanan.
  • Lambung berotot besar.
  • Bernapas dengan paru-paru dibantu pundi pundi hawa saat terbang.
  • Jantung beruang empat dengan sekat yang sudah sempurna.
  • lubang pengeluaran berupa kloaka saluran three in one (kencing, kotoran, dan sel kelamin)
  • Indera penglihatan sangat tajam.
  • Fertilisasi secara internal pertemuan sel kelamin jantan dan betna di saluran oviduct tubuh betinanya.
  • Bertelur (Ovipar) dengan telur bercangkang dan kuning telur besar serta sudah terpat zygot.
  • Mengerami telur dan merawat anaknya.
  • Berdarah panas (Homoioterm).
  • Peredaran darah tertutup ganda
  • Hanya memiliki satu ovarium kiri (betina).

5. Mammalia

  • Geligi dengan berbagai ukuran dan bentuk.
  • Rahang bawah tersusun dari satu tulang.
  • Bernapas dengan paru paru baik yang hidup di darat dan di air.
  • Jantung beruang empat dengan sekat yang sudah sempurna.
  • Terdapat Diafragma diantara rongga perut dan rongga dada untuk membantu pernapasan perut.
  • Otak yang lebih berkembang diantara vertebrata lain.
  • Menggunakan energi metabolisme untuk menjaga suhu tubuh (Endoterm, Homoioterm).
  • Fertilisasi terjadi secara internal atau di dalam tubuh betina.
  • Melahirkan anaknya sehingga termasuk hewan vivipar.
  • Berambut (tubuh ditutupi dengan rambut bukan bulu).
  • mempunyai kelenjar susu (Glandulla mamae) sehingga bisa menyusui anaknya.
  • terdapat Placenta kecuali pada mamalia tertentu.
  • Peredaran darah tertutup ganda.

1 komentar: